Rabu, 11 April 2012

Exercise 10: Subject-Verb Agreement


1. John, along with twenty friends, are planning a party.
2. The picture of the soldiers bring back many memories.
3. The quality of these recordings are not very good.
4. If the duties of these officers aren’t reduced, there will not be enough time to finish the project.
5. The effects of cigrette smoking have been proven to be extremely harmful.
6. The use of credit cards in place of cash have increased rapidly in recent years.
7. Advertisements on television are becoming more competitive than ever before.
8. Living expenses in this country, as well as in many others, is at an all-time high.
9. Mr. Jones, accompanied by several members of the committee, has proposed some changes of the rules.
10. The levels of intoxication vary from subject to subject.


Exercise 11: Subject-Verb Agreement
1. Neither Bill nor Mary are going to the play tonight.
2. Anything are better than going to another movie tonight.
3. Skating is becoming more popular every day.
4. A number of reporters were at the conference yesterday.
5. Everybody who has a fever must go home immediately.
6. Your glasses were on the bureau last night.
7. There were some people at the meeting last night.
8. The committee has already reached a decision.
9. A pair of jeans were in the washing mechine this morning.
10. Each student have answered the first three questions.
11. Either John or his wife makes breakfast each morning.
12. After she had perused the material, the secretary decided that every-thing were in order.
13. The crowd at the basketball game was wild with excitement.
14. A pack of wild dogs has frightened all the ducks away.
15. The jury is trying to reach a decision.
16. The army has eliminated this section of the training test.
17. The number of students who have withdrawn from class this quarter are appalling.
18. There have been too many interruptions in this class.
19. Every elementary school teacher has to take this examination.
20. Neither Jill nor her parents have seen this movie before.

Article A, An, The


Here are the rules for when to use "A, An or The":
·         a = indefinite article (not a specific object, one of a number of the same objects) with consonants
She has a dog.       
I work in a factory.
·         an = indefinite article (not a specific object, one of a number of the same objects) with vowels (a,e,i,o,u)
Can I have an apple?        
She is an English teacher.
·         the = definite article (a specific object that both the person speaking and the listener know)
The car over there is fast.  
The teacher is very good, isn't he?
·         The first time you speak of something use "a or an", the next time you repeat that object use "the". 
I live in a house. The house is quite old and has four bedrooms.
I ate in a Chinese restaurant. The restaurant was very good.

Rabu, 21 Maret 2012

Vocabulary


NAMA            : CHRISTINA RHOMAYU
KELAS           :3EB08
NPM               :23209570

VOCABULARY
ADVERTISING
NO VERB NOUN
1.      Designer - Point of sale
2.      Mission - House brand
3.      Vision - Market Leader
4.      Multimedia - Experts Fictomercial
5.      Production- account
6.      Evaluation-  Target audience
7.      AIDA -poster
8.      Distribute- televison
9.      Research- gloss
10.  editing -Want add
11.  advertising -advertisement
12.  Plug- tabloid
13.  Promotion- Drum up
14.  To write copy  -Product Placement
15.  skill- jingle
16.  marketing -product
17.  count -circulation
18.  Gloss- over motto
19.  branding- slogan
20.  Logo job- commercial
21.  target- edventory
22.  implemation- Market leader
23.  programmer- Market research
24.  organize- Pop up
25.  distibusion -coupoun


BANKING
NO VERB NOUN
1.      Debit- Debitor
2.      Pay -Payment
3.      Check Out Check
4.      Interest -Bank Interest
5.      Document -Documentor
6.      Deposit -Depositor
7.      Service -Bank Service
8.      Journal- Journalist
9.      Direct- Director
10.  Bank- Banker
11.  Account -Accounting
12.  Borrow -Loan
13.  Liquid -Liquidity
14.  Invent- Investor
15.  Save- Savings
16.  report -Report Statement
17.  Check Out -Check
18.  Operating- Computere
19.  Posted -post
20.  Owe- Debt
21.  Centralize- central
22.  Tell- Teller
23.  Transfer -Transferring
24.  Lease- Leasing
25.  correct- Correction







COMPUTER
NO VERB NOUN
1.      Send- Client   
2.      cut -virus
3.      close- brainware
4.      Log off- Anti virus
5.      manage- speed
6.      restore- server
7.      paste- notebook
8.      update- modem
9.      setting- monitor
10.  delete- sender
11.  download -netbook
12.  enter -copy
13.  windows -Game user
14.  Restart- hardware
15.  Remove - sofware
16.   Open- mouse
17.  Rename - laptop
18.  User -Program
19.  save- keyboard
20.  Add  -printer
21.  Refresh -letter
22.  Tools- CDRoom
23.  Review -Speaker
24.  Hang -USB HUB
25.  Scan - scanner







MARKETING
NO VERB NOUN
1.      Belief Distributor
2.      Import retailer
3.      Discharge Purchaser
4.      Costume cash 
5.      Send sender
6.      Purchase payer
7.      Expend Expenditure
8.      Pay amount
9.      Buy management
10.  Strategies innovator
11.  Store warehouse
12.  Amounted costumer
13.  Discount discounter
14.  Manage delivery
15.  Innovation eksportir
16.  Sales Market share
17.  Delivered discounter
18.  Distribution believe
19.  Production product
20.  Promotion promo
21.  Retail buyer
22.  Sales salesman
23.  Prices Set prices
24.  Supply supplier
25.  Market importir

Rabu, 11 Januari 2012

SHERLOCK HOLMES : A GAMES OF SHADOWS




Pemain             : Robert Downey, Jr., Jude Law, Noomi Rapace, Jared Harris, Stephen Fry
Sutradara         : Guy Ritchie
Skenario          : Kieran Mulroney, Michele Mulroney & Guy Ritchie

Sinopsis :

Dalang kriminal baru telah tiba yaitu Professor Moriarty. Ia tidak hanya memiliki kemampuan intelektual yang sama dengan Sherlock Holmes, namun punya kapasitas kejahatan yang tinggi dan tidak memiliki hati nurani. Sementara itu Sherlock harus menghadapi kasus pelik.

Kematian putra mahkota Austria awalnya hanya dianggap sebagai bunuh diri. Namun Holmes menduga kalo sang Pangeran telah menjadi korban pembunuhan sebuah pembunuhan yang merupakan satu bagian kecil dari teka-teki yang dirancang oleh Professor Moriarty.

Dengan menggabungkan antara pekerjaan dan kesenangan, Holmes melacak semua petunjuk menuju ke klub pria, di mana ia dan kakaknya, Mycroft Holmes merayakan malam bujang bagi Dr. Watson. Di sana Holmes bertemu Sim, seorang peramal Gypsy yang bisa melihat lebih dari yang ia katakan dan tanpa ia sadari telah menjadi target pembunuh Pangeran yang berikutnya.

BEAST BAKAL KE INDONESIA?




Cube Entertainment, manajemen yang menaungi beberapa boyband dan girlband Korea seperti Beast, 4Minute dan G.Na, senin 26 Desember lalu menggelar preskon yang dinamai Cube Entertainment Vision Briefing. Di acara ini mereka menjelaskan rencana kegiatan artis-artis Cube Entertainment di tahun 2012. Mendengar kabar ini Beauty (fans Beast) langsung menyambut heboh.

Rencananya, Beast menggelar konser di 21 kota di berbagai Negara. Mereka memulai konser di Seoul pada tanggal 4 Februari 2012. Beberapa kota yang sudah terdaftar di antaranya Berlin (Jerman), tiga kota besar di Amerika Serikat, lima kota di Jepang dan Indonesia. Sampai saat presskon dilaksanakan, sebanyak 14 dan 21 negara, udah melakukan konfirmasi. Sementara Brazil dan Argentina masih dalam tahap diskusi. Sejauh ini belum ada Event Organiser Indonesia yang memberikan konfirmasi tentang konser Beast tersebut.

Lebih dari 20 juta dolar diinvestasikan untuk konser ini. Cube Entertainment sendiri memprediksi sedikitnya 200.000 fans menghadiri seluruh konser Beast. Selain menyediakan layar LED dengan kualitas video terbaik, bakal ada efek 3 dimensi. “Aku sangat bangga Beast bisa tampil di seluruh dunia, gak Cuma di Korea. Kami janji akan bekerja lebih keras tahun depan, “ungkap Yoseob seperti ditulis allkpop.

Seperti dijelaskan oleh Hong Seung Sung, CEO Cube Entertainment, bahwa sejak Januari sampai akhir April, Beast bakal mengeluarkan tiga single. Di Januari Beast akan merilis lagu ballad, kemudian hip hop di bulan Februari dan medium dance di bulan Maret. Sementara dari April sampai Mei Beast bakal melakukan comeback.




SUMBER : TABLOID GAUL

Selasa, 27 Desember 2011

PENGGEMAR BERAT REZA ANUGRAH (SMASH)


“Aaaaaaaaarrrrrrgggghhhh….,” itulah teriakan Haza setelah membaca tabloid yang berisikan tentang SMASH. Ternyata SMASH itu tidak jelek yang kebanyakan orang pada ANTIS (Anti SMASH).
Haza langsung menghampiri MP3nya dan mulai menyetel lagu SMASH-Senyum Semangat, lalu berjalan menuju ke meja belajar untuk mengambil tabloid-tabloid yang berisikan tentang SMASH.
Ya begitulah kalo sudah menjadi fans berat. Lihatlah kamar yang penuh dengan poster dan segala macam bentuk atribut dari SMASH. Bahkan ia mempunyai aksesoris seperti kalung dan cincin yang selalu dipakenya kalau berpergian.
Dari 7 personil SMASH diantaranya ada Rafael, Morgan, Rangga, Bisma, Reza, Ilham dan Dicky. Haza pun sangat menyukai sosok Reza. Entah apa yang bikin dia tertarik pada sosok Reza.
“Andai saja ada Reza Anugrah…,” lamunnya sambil melihat foto Reza dan berkhayal. “ Pasti udah gw tembak jadi pacar gw.” “Hah serius lo??” teriak Sasa yang tidak menyukai SMASH.
“Seriuslah. Emangnya kenapa? Ada yang salah?” Jawab Haza. Sasa malah makin serius menasehati Haza kalau itu cuma khayalan saja. Orang seperti loe itu pasti ga akan dilirik sama sekali sama Reza.
“Nih Sa, lihat dong!” Haza mengambil poster dan sambil menyetel lagu SMASH.
“Nih lihat! Masa kayak gini ga keren? Udah ganteng, dancenya keren, suaranya bagus apalagi Reza bisa ngerap! “Haza antusias saat menjelaskan Reza kepada Sasa.
“Iye…, gw tahu! Tapi gw lebih suka sama boyband Korea seperti Super Junior, 2PM!” Kata Sasa sambil memandangi foto-foto boyband Korea yang menjadi impian para gadis-gadis remaja jaman sekarang. Beberapa saat kemudian Haza mencak-mencak!
“Tapi SMASH keren!”
“Super Junior, 2PM juga keren!” goda Sasa
“Engggggaaaaaaaa!! Pokoknya tetep SMASH! Gw kan SMASHBLAST! Jadinya, gw harus mendukung SMASH kapanpun mereka membutuhkan gw!”
Sasa kesel melihat temannya ini. Sepertinya Haza masih belum bisa membedakan mana yang kenyataan dan mana yang khayalan.
“Udah ah…. Bosen gw jelasin ini ke loe! Sadar Za! Mereka ini fantasi! Ga ada di dunia kita sekarang! Jadi, sekarang loe terima kenyataan ya? Banyak kok cowok yang keren, tampan di sekitar kita. Jangan terlalu memikirkan si Reza! Entar loe jadi jomblo seumur hidup, mau?” Sasa menceramahi Haza yang sudah tak terhitung banyaknya.
Tapi tumben sekarang Haza diem. Biasanya Haza selalu membalas dan menjawabnya dengan kata-kata. “gw pengen kemanapun dia konser gw ada di sana! Siapa tahu Reza lihat gw dan Reza benar-benar jatuh cinta sama gw.”
“Za, Haza! Loe ga apa-apa?” Tanya Sasa melihat Haza memandangi foto Reza dengan tatapan kosong.
“Kalau dipikir-pikir, gw sampai sekarang jomblo ya?” Kata Haza. Sasa menghela nafasnya. Dia tahu Haza itu cantik, pintar dan sebenarnya banyak cowok yang mau dengan Haza,. Cuma, Haza masih bermain-main dengan imajinasinya. Dia berkomitmen dengan Reza.
“itu sih karena loe ga mau membuka hati loe sama cowok-cowok yang ada di luar sana! Hati loe tertutup sama Reza. Mereka itu imajinasi” terang Sasa.
“Reza Anugrah gak. Dia nyata!” bantah Haza
“Iye emang! Dia nyata. Tapi dia nongol ga sekarang di hadapan lo? Dia kenal loe ga?”
“Kenal kok! Kan gw udah follow dia di twitter!”. Bahkan semua personil SMASH Haza follow. Haza mengambil handphonenya lalu dengan gerakan sangat cepat dia membuka akun Twitternya.
“Nih! Lihat!! Ada juga nih Rangga, Rafael, Dicky, Ilham, Morgan dan Bisma.
Sasa melengos karena sudah beberapa kali Haza memperlihatkan semua ini. Lebih dari ratusan mungkin.
“Tapi mereka followback lo ga?” satu pertanyaan ini yang bikin Haza pun diam. Tapi, dengan cepat Haza menjawabnya.
“Ennnnggggggggaaaa! Tapi gw terus mention dia kok!”
“Ada yang dibalas atau di Retweet?”
“Kan mereka sibuk! Lagian followers mereka banyak! Jadi ga mungkin mereka membalas satu persatu mention yang diberikan penggemar.”
“Lah…., kalo gitu, gimana Reza mau jadian sama lo? Dia kan ga kenal lo? Paling buat Reza lo itu Cuma satu dari ribuan penggemarnya dia!”
“Tapi…..” belum sempat Haza membantah, mama dari Haza pun datang. Suasana menjadi hening.
“Sayang, kenalin teman mama dulu yuk sama anak teman mama”
Haza membuka matanya lebar-lebar. Dia tidak percaya siapa yang datang. Dia mau berteriak tapi akal sehatnya berhasil menahannya.
Anak temannya mama itu seorang cowok. Sepertinya asli orang Bandung. Wajahnya cool dan rambutnya hitam model spikey. Matanya awas memandangi sekeliling. Sasa pun terpesona seperti halnya Haza.
“Sa…gw ga lagi mimpi kan? “Kata Haza sambil berbisik.
“Kenapa?” Tanya Sasa bingung.
“Di ruang tamu Sa…masa lo ga lihat? Itu…itu…itu..Reza, Sa!” Sasa hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku temannya itu. Cowok itu memang tampan tapi bukan tipe Sasa.
Akhirnya Haza dan cowok itu pun bersalaman dan memperkenalkan dirinya masing-masing.
“Nama saya Hernawan” ucap cowok itu. Gaya bicaranya sungguh sopan. Haza sungguh tak bisa mengedipkan matanya melihat ketampanan Hernawan.
Sampai pada akhirnya Haza menyatakan cintanya kepada Hernawan dan cintanya ditolak karena Hernawan tahu kalau Haza mencintai dia karena sosok Hernawan seperti Reza yang dia kagumi di dunia fantasi.

Rabu, 21 Desember 2011

SUKSES ITU BANYAK RINTANGAN


Saat usiaku menginjak 18 tahun dan aku duduk di kelas 3 SMA aku harus sudah menentukan pilihan. Aku ingin melanjutkan kuliah apa tidak? Ingin kuliah di Fakultas dan Jurusan apa? Akhirnya aku menjalani ujian demi ujian yang ada di SMA. Dari ujian tulis sampai dengan ujian praktek. Alhamdulillah ujian dari sekolah lulus semua dan tidak ada halangan. Tapi aku bermasalah ujian dari Negara karena nilai yang aku dapat harus tinggi dan kalau tidak mencapai nilai yang sudah ditentukan oleh Negara maka aku tidak lulus dan akan mengikuti PAKET C. Maupun PAKET C itu ada tapi aku tidak mau mengikuti itu. Aku selalu berdoa dan berusaha agar ujian ini akan lulus karena aku tidak ingin mengecewakan Papa dan Mama aku.

Pada akhirnya ujian Negara dimulai. Selama mengerjakan soal-soal ujian itu rasanya deg-degan banget karena yang ada dipikiran hanya LULUS atau TIDAK LULUS? Tapi setelah aku berdoa aku yakin pasti LULUS. Dan rasa deg-degan untuk mengerjakan soal-soal itu sirna. Setelah tiga hari menjalani ujian akhirnya selesai dan rasanya beban yang ada hilang satu.

Dan sekarang waktunya pengumuman aku LULUS atau TIDAK LULUS? Sekolah aku mengumumkannya lewat internet. Aku ragu untuk membuka website itu karena takut apa yang aku inginkan sirna begitu saja. Tapi kalau aku tidak membukanya aku tidak tahu hasilnya apa? Pada akhirnya mama menemani aku untuk membukanya. Bismillah, aku buka website itu dan ternyata tertulis LULUS. Aku langsung nangis dan memeluk mama karena aku sangat terharu dan deg-degan, ternyata usahaku selama ini g sia-sia.

Lulus SMA sudah berakhir dan sekarang harus menentukan ingin melanjutkan kemana? Aku berkeinginan kuliah di bidang komunikasi tetapi orangtua kurang setuju. Karena pada saat itu memikirkan lapangan kerjanya dimana? Aku selalu bertentangan masalah tempat kuliah dan masuk di fakultas apa? Karena apa yang di inginkan orangtua itu aku gak suka. Orangtua menginginkan aku di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, sedangkan itu bukan minat aku. Akhirnya, aku menuruti apa yang diinginkan orangtua dan aku jalaninya.

Akhirnya aku menjalani kuliah di semester pertama. Maupun sudah menjalani kuliah aku tetap gak bisa karena aku g berminat dan gak bisa Akuntansi. Sampai nilai semester pertama aku jelek banget. Dan banyak yang mengulang mata kuliahnya.

Semester dua sudah di depan mata. Sudah jurusan gak aku minati ditambah teman-temannya yang gak asik semuanya pada ber-Genk. Apa sih gunanya pilih teman? Toh semua yang ada di dunia ini di mata Allah sama dan tidak ada perbandingan derajat. Ingin marah gak bisa, ingin negor nanti jadi salah paham. Dalam hari berkata “apa sih salah guwe sama loe? Sampai-sampai loe semua diemin guwe. Apa karena guwe bego?”. Tapi aku hanya bisa mengatakan “huft!!! Sabar”.

Hari demi hari, waktu yang terus berjalan aku harus buktikan kepada mereka yang sudah melecehkan aku kalau aku bisa dan aku ini bukan yang mereka pikirkan. Aku selalu memperbaiki nilai-nilai yang jelek. Akhirnya hari demi hari mereka semua yang dekat sama aku. Aku welcome aja karena dari pertama aku gak ada masalah sama mereka dan aku ingin berteman sama siapa saja.

Tapi aku tetap ingin bersaing secara sehat kepada mereka siapa yang akan sukses? Dan aku berusaha keras supaya aku bisa ngbuktiin kepada mereka dan aku bisa banggain orangtua dan orang banyak. Amin!!!!

Pada akhirnya kita sukses bersama dan kita menjadi teman akrab.